Saturday, 22 June 2013

Solusi menghilangkan KORUPTOR

     Setelah beberapa kali membahas tentang Koruptor dan sedikit menghina dan merendahkannya. Sebagai warga negara indonesia yang baik, waktunya untuk memberikan solusi. Jangan sampai kita dianggap hanya sebagai "BOCAH" yang hanya bisa "BACOT". Meskipun nntinya tidak akan didengarkan, tapi ada baiknya mencoba daripada hanya bisa dipendam dalam hati, yang ujung-ujung bikin kita sakit hati.

     Karena Semakin marak dan berkembangnya KORUPTOR di Negeri kita, membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, Bagaimana sih cara menghilangkan/memusnahkan/membinasakan tuh Koruptor? Karena masyarakat sudah mulai merasa gerah dan muak dengan kerakusan para koruptor.

     Selama Negeri Kita belum mendapatkankan Solusi yang tepat untuk menghilangknan koruptor, maka masyarakat indonesia akan selalu dihantui dengan yang namanya "kesengsaraan" khususnya masyarakat miskin. Dan juga Negeri kita hanya akan menunggu waktu saja untuk mengalami kehancuran.

     Menurut saya pribadi dan mungkin sama dengan pemikiran saudara-saudara, Ada beberapa solusi yang bagus untuk menghilangkan nih Koruptor. yaitu :
  1. Memberikan siraman rohani setiap sekali seminggu atau kalau perlu sekali sehari di kalangan pejabat. Guna mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Memberikan gambaran atas Kemurkaan sang pencipta atas dosa-dosa yag dia lakukan.
  2. Memberikan Hukuman yang setimpal untuk para Koruptor. Diantaranya :
  • Menghukum mati untuk para koruptor tanpa ampun di depan masyarakat umum. Hal ini bertujuan Untuk memberi efek jerah kepada para Koruptor, sehingga yang berencana ingin korupsi berfikir beribu-ribu kali untuk melakukannya.
  • Memiskinkan para koruptor tanpa terkecuali. Meskipun itu hasil jeri payah sebelum dia korupsi. Semua harus disita KPK. Jika protes masalah HAK, apakah Koruptor pernah berfikir sebelum dia mengambil uang rakyat.
     Cara di atas sudah banyak diterapkan di negara-negara lain seperti Jepang, Cina, Korea, dll. Dan itu terbukti negara mereka berkembang dan bebas dari yang namanya koruptor. Jika cara di atas tidak diterapkan dan masih mengandalkan Regulasi yang ada sekarang. Yang hanya mendenda sebagian kecil dari hasil korupsinya dan hanya memenjarakannya dengan fasilitas yang mewah di dalamnya, tidak akan memberikan efek jerah untuk Para Koruptor yang ada di negeri kita. Malah akan semakin bertambah dan bertambah.



0 comments:

Post a Comment