Saturday, 25 May 2013

Apa yang Koruptor Pikirkan ?

     Pada kesempatan ini saya ingin membahas tentang salah satu Penyakit yang ada di Negeri Kita yaitu " Korupsi ". Saya rasa kita sudah tau itu Korupsi y.. Atau jangan-jangan masih ada yang belum mengetahuinya.

     Kalau begitu, saya akan membahas pengertian Korupsi terlebih dahulu sebelum masuk ke Judul postingan ini agar lebih dipahami dan dimengerti arti dari Korupsi itu. Dari pada lama bertele-tele mending langsung saja kita bahas. ok

     Korupsi itu dalam bahasa latin adalah corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakan Busuk, Rusak, Menggoyahkan, Menyogok. Namun secara harifiah, Korupsi itu adalah perilaku pejabat publik, baik politikus / politisi mauapun pegawai neger, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.

     Kalau Koruptor adalah Si Pelakunya. Nama Koruptor itu sendiri cuman istilah untuk para pejabat-pejabat saja tapi yang sebenarnya, Koruptor itu bisa dikatakan Pencuri / Perampok / Maling atau terserah dari kalian mau katakan mereka itu apa berdasarkan pengerian di atas. Pokoknya Bebas katain mereka apa.. hahaha

     Itu tadi adalah sebuah pengantar sebelum masuk ke pokok bahasan kita yaitu " Apa yang Koruptor Pikirkan ? ". Mengapa saya mengambil judul ini, itu karena saya sudah Muaaakkk melihat muka para koruptor diberbagai media-media yang tiap harinya dibahas. Koruptor ini seolah-olah adalah artis yang sering digosipi tiap hari. Pusing saya..!!!

     Menurut saya Koruptor ini berfikir kalau dia adalah artis yang dikejar-kejar para wartawan tanpa menyadari kesalahan apa yang mereka lakukan. Apalagi kalau sudah mendapat panggilan dari KPK   ( Komisi Pemberantasan Korupsi ), para wartawan sudah menunggu di depan pintu hanya untuk memotrot dan mewawancarai tuh Koruptor. Belum lagi ketika Koruptornya sudah datang dengan melambai-lambaikan tangannya dan melebarkan senyumannya seolah-olah menyapa para fansnya. Dengan bangganya Koruptor seperti itu. ckckckck.. Belum lagi ketika sudah divonis oleh pengadilan kalau mereka bersalah, maka akan muncullah bakat-bakat actingnya dengan menangis dan barulah merasa bersalah, kemudian menghapus air mata dan ingusnya.. Air mata BUAYA.. ingus CENDOL..

     
      Kalau saya perhatikan itu, saya rasa mau bagaimana y..? susah untuk digambarkan, karena saya merasa mau muntah melihatnya tapi ingin menghajarnya. Saya saja mengetik nih postingan serasa ingin membanting nih laptop ketika membayangkan ekspresi si Koruptor tuh.

     Apakah Koruptor ini pernah berfikir kalau yang mereka lakukan ini adalah kesalahan besar, merugikan negara, tambah menyengsarakan rakyat dengan memperkaya diri sendiri dan keluarga dengan uang HARAM seperti itu. Tidakkah mereka sadar yang ada disekitar mereka, masih banyak yang lebih susah, yang butuh makanan meskipun itu hanya sesuap nasi. Sungguh tragis...

0 comments:

Post a Comment